
Oyster mungkin tidak terlalu populer di kalangan masyarakat Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Prancis, Amerika Serikat, atau Jepang. Hal ini mungkin karena oyster tidak termasuk makanan tradisional Indonesia dan belum banyak dijumpai di restoran-restoran atau pasar makanan di Indonesia.
Namun, di beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bali, dan Surabaya, oyster mulai menjadi semakin populer sebagai makanan laut yang eksklusif dan mewah. Restoran-restoran mewah dan hotel-hotel bintang lima di Indonesia juga mulai menawarkan oyster sebagai menu spesial atau bagian dari hidangan seafood mereka.

Meskipun begitu, mengkonsumsi oyster di Indonesia juga masih dianggap sebagai makanan yang mahal dan hanya bisa dijangkau oleh kalangan kelas atas. Beberapa orang mungkin juga masih merasa enggan mencoba oyster karena alasan kebersihan dan keamanan makanan laut.
Namun, dengan semakin berkembangnya industri makanan dan kuliner di Indonesia, serta meningkatnya kesadaran akan manfaat kesehatan dari makanan laut, oyster dapat menjadi semakin populer dan mudah ditemukan di Indonesia di masa depan.
Oyster adalah sejenis moluska laut yang biasanya ditemukan di perairan dangkal di sekitar pantai. Oyster memiliki cangkang yang kuat dan keras yang dapat membuka dan menutup untuk melindungi tubuhnya.
Oyster sangat populer sebagai makanan laut dan biasanya dimakan mentah atau diolah menjadi berbagai hidangan laut, seperti sup, sate, atau dihidangkan dengan saus dan bumbu. Selain itu, oyster juga dianggap sebagai sumber protein dan nutrisi penting lainnya, seperti vitamin B12, seng, dan omega-3.
Beberapa jenis oyster juga dikenal sebagai "oyster mutiara" karena mereka dapat menghasilkan mutiara. Hal ini disebabkan oleh adanya benda asing yang masuk ke dalam cangkang oyster, yang kemudian memicu oyster untuk membuat lapisan mutiara di sekitarnya.
Oyster dapat ditemukan di perairan Indonesia, terutama di perairan pantai-pantai yang berada di sekitar Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Beberapa jenis oyster yang ditemukan di Indonesia antara lain oyster Pasifik atau Crassostrea gigas dan oyster tropis atau Saccostrea cucullata.
Oyster Pasifik dikenal sebagai jenis oyster yang paling banyak diproduksi di Indonesia. Oyster Pasifik yang dipanen di perairan Indonesia umumnya memiliki kualitas yang baik dan digunakan untuk dijual dalam bentuk segar maupun olahan seperti kering, kaleng, atau diasinkan.
Jangan takut untuk mengkonsumsi jenis seafood satu ini, Berikut adalah beberapa panduan umum untuk memakan oyster: (next is list with bullet or numbering)

Selain dari rasanya yang lezat. Oyster juga menawarkan segudang manfaat. Mengkonsumsi Oyster baik rutin atau tidak memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya adalah: (next is list with bullet or numbering)
Namun, penting untuk diingat bahwa mengkonsumsi oyster mentah atau kurang matang dapat menyebabkan keracunan makanan. Oleh karena itu, pastikan untuk memilih oyster yang segar dan memasak atau mengolahnya dengan benar sebelum dikonsumsi. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan kebersihan dan keamanan makanan saat membeli, mengolah, dan mengonsumsi oyster atau jenis makanan laut lainnya.